twilight sky

  • Archive
  • Random
  • Navigate

Theme by Caroline Tucker.
Powered by Tumblr.

RSS

taufikaulia:

Enggan disalahkan adalah naluri dasar manusia. Namun selalu berkilah atas kesalahan sendiri, ini yang jadi masalah. Jangan sampai berkilah menjadi akhlak, menjadi respon otomatis saat ada orang baik yang datang menasehati, lalu kita berkilah dan berpaling tanpa terimakasih. Inilah saatnya memeriksa hati sendiri, jangan-jangan ia sudah membatu tanpa kita sadari.

— Taufik Aulia

  • Oct. 31, 2017 @ 10:45  ♥ 314

taufikaulia:

Kalau kamu adalah buah yang ditanam, maka kapan masanya panen bagi yang menanam?

Kapan baktimu untuk orang tua? Sesering apa pulangmu? Sebanyak apa perhatianmu? Bukan materi, bukan uangmu, tapi kebersamaan denganmu yang paling mereka inginkan di masa tuanya.

— Taufik Aulia

  • Oct. 31, 2017 @ 10:44  ♥ 642

taufikaulia:

“Bukan nabi, bukan pula sahabat nabi, surga belum jelas, amal berantakan, hisab-pun menegangkan, masih belum mau meningkatkan ibadah?”

— Ust. Adi Hidayat

  • Oct. 31, 2017 @ 10:43  ♥ 852

taufikaulia:

image

“…Ketika kamu berhenti percaya, saat itulah sebenarnya keajaiban menjadi tiada.”

— Taufik Aulia

  • Oct. 31, 2017 @ 10:42  ♥ 273
taufikaulia:
“““Takut sendal hilang bukan alasan untuk gak ke masjid. Karena ketika kamu gak ke masjid, yang hilang bukan lagi sendal, tapi kebaikan yang gak sebanding dengan sendal semahal apapun.” ”

taufikaulia:

“Takut sendal hilang bukan alasan untuk gak ke masjid. Karena ketika kamu gak ke masjid, yang hilang bukan lagi sendal, tapi kebaikan yang gak sebanding dengan sendal semahal apapun.”

  • Oct. 31, 2017 @ 10:42  ♥ 591

taufikaulia:

Agar dada terasa lapang, kamu hanya perlu jujur, tentang kelebihan orang dan tentang kekurangan diri sendiri.

— Taufik Aulia

  • Oct. 31, 2017 @ 10:42  ♥ 1888

“Untuk setiap yang diperjuangkan, ditunggu, dijalani, dan dibayangkan, bersiaplah untuk semua twisted ending yang mungkin belum pernah kita perkirakan. Tapi, tetap tenang dan bersabar, ya! Allah menjanjikan ada kebaikan di setiap ketetapan, bukan?”

— (via novieocktavia)

(via taufikaulia)

  • Oct. 31, 2017 @ 10:41  ♥ 706

taufikaulia:

“Berhadapan dengan Allah harus menyerahkan segalanya, termasuk harga diri dan kehormatan. Tak ada artinya membawa dada yang busung atau dagu yang mendongak ke atas. Itulah mengapa sujud arahnya selalu ke tempat paling rendah, artinya kita sama sekali bukan apa-apa.”

— Taufik Aulia

  • Oct. 31, 2017 @ 10:41  ♥ 2296

“Kadang kita lupa, satu kata bisa melukai. Kadang kita lupa, satu kata dapat mengecewakan. Kadang kita lupa, satu kata yang terlontar itu bisa menyebabkan seseorang merasa sia-sia telah berlaku baik selama ini. Bukan hanya kadang, tapi seringkali kita demikian melupakan hal-hal sekrusial itu. Hingga kemudian kita sadar, setelah mereka yang biasanya berada di dekat menjadi berubah tak peduli.”

— Hujan Mimpi
(via hujanmimpi)

Lisanmu..lisanmu..lisanmu..

(via taufikaulia)

(via taufikaulia)

  • Oct. 31, 2017 @ 10:40  ♥ 2010

taufikaulia:

Sungkannya kita dalam meminta kepada-Nya adalah penghinaan dalam bentuk lain. Karena, kalaulah dunia dan seisinya diberikan pada kita, maka itu tak sedikit pun mengurangi kekayaan-Nya.

— Taufik Aulia

  • Oct. 31, 2017 @ 10:40  ♥ 255
  • Older